F A S T I N G

-> Orang yg berpuasa harus Merendahkan Diri
-> dalam sejarah alkitab puasa dilakukan pd hari sabat(dari matahari terbenam sampai matahari terbenam),semalam-malaman,selama 7 hari,40 hari empat puluh malam seperti Yesus,2 kali seminggu dengan memberi sepersepuluh bagian dari penghasilan kita,dll.tidak tergantung hari,tapi tergantung pada kesungguhan hati kita.

-> diiringi dgn mempersembahkan Korban Syukur ( bukan saja hanya dlm bentuk materi,tapi mempersembahkan diri kita yg seutuhnya TUBUH,ROH&JIWA kita )
-> harus dilakukan dgn tekun,bukan sekedar suatu rutinitas atau sudah menjadi suatu kebiasaan.
-> karena pada dasarnya berpuasa adalah MENCARI TUHAN,memohon jalan yang aman pada Tuhan,untuk pengabulan doa-doa kita.
-> Berpuasa untuk suatu tujuan yang baik dan benar yang berkenan kepada-Nya.
-> Berdamai dgn semua orang,

Yesaya 58:1-12 = Kesalehan yang palsu dan yang sejati


(1) Serukanlah kuat-kuat, janganlah tahan-tahan! Nyaringkanlah suaramu bagaikan sangkakala, beritahukanlah kepada umat-Ku pelanggaran mereka dan kepada kaum keturunan Yakub dosa mereka!
(2) Memang setiap hari mereka mencari Aku dan suka untuk mengenal segala jalan-Ku. Seperti bangsa yang melakukan yang benar dan yang tidak meninggalkan hukum Allahnya mereka menanyakan Aku tentang hukum-hukum yang benar, mereka suka mendekat menghadap Allah, tanyanya:
(3) Mengapa kami berpuasa dan Engkau tidak memperhatikannya juga? Mengapa kami merendahkan diri dan Engkau tidak mengindahkannya juga?
(4) Sesungguhnya, kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi serta memukul dengan tinju dengan tidak semena-mena. Dengan caramu berpuasa seperti sekarang ini suaramu tidak akan didengar di tempat tinggi.
(5) Sungguh-sungguh inikah berpuasa yang Kukehendaki, dan mengadakan hari merendahkan diri, jika engkau menundukkan kepala seperti gelagah dan membentangkan kain karung dan abu sebagai lapik tidur? Sungguh-sungguh itukah yang kausebutkan berpuasa, mengadakan hari yang berkenan pada TUHAN?
(6) Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk,
(7) supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri!
(8) Pada waktu itulah terangmu akan merekah seperti fajar dan lukamu akan pulih dengan segera; kebenaran menjadi barisan depanmu dan kemuliaan TUHAN barisan belakangmu.
(9) Pada waktu itulah engkau akan memanggil dan TUHAN akan menjawab, engkau akan berteriak minta tolong dan Ia akan berkata: Ini Aku! Apabila engkau tidak lagi mengenakan kuk kepada sesamamu dan tidak lagi menunjuk-nunjuk orang dengan jari dan memfitnah,
(10) apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar apa yang kauinginkan sendiri dan memuaskan hati orang yang tertindas maka terangmu akan terbit dalam gelap dan kegelapanmu akan seperti rembang tengah hari.
(11) TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan.
(12) Engkau akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan memperbaiki dasar yang diletakkan oleh banyak keturunan. Engkau akan disebutkan "yang memperbaiki tembok yang tembus", "yang membetulkan jalan supaya tempat itu dapat dihuni".

-> Berbalik kepada Tuhan dengan segenap hati,dengan berpuasa,menangis & mengaduh (Baca Yoel 2 : 12 )
-> Berpuasa untuk Tuhan,tujuannya utk Tuhan,bukan utk supaya dilihat orang.
-> Berpuasa menjadi suatu kegirangan & sukacita,suatu perayaan yg menggembirakan.cinta kebenaran dan damai ( Baca Zakharia 8:19 )
-> Jangan muram muka spt org munafik.
-> (Matius 6:17)
Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu,
-> Dengan beribadah dan berpuasa berarti kita mengijinkan Roh Kudus bekerja di dalam diri kita,sehingga kita akan di mampukan melewati setiap ujian dan pergumulan hidup.